Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kalsium pada pakan terhadap frekuensi molting lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari di Laboratorium Indoor Perikanan, Fakultas Peternakan-Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kalsium pada pakan dapat meningkatkan frekuensi molting lobster air tawar. Hal ini ditunjukkan dengan perlakuan B (2%) yang memiliki frekuensi molting tertinggi, yaitu 1,47 kali/ekor. Selanjutnya diikuti oleh perlakuan D (6%) = 1,40 kali/ekor, perlakuan A (0%) = 1,27 kali/ekor, dan perlakuan C (4%) = 1,13 kali/ekor. Penambahan kalsium pada pakan juga memberikan pengaruh yang positif pada sintasan dan pertumbuhan lobster air tawar. Pada semua perlakuan pakan yang ditambahkan kalsium menunjukkan nilai sintasan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan pakan yang tidak ditambahkan kalsium. Data rata-rata sintasan lobster air tawar secara berurutan adalah sebagai berikut; perlakuan B (2%) = 93,33%, D (6%) = 93,33%, C (4%) = 86,67%, dan A (0%) = 80 %. Sedangkan data rata-rata pertumbuhan lobster air tawar secara berurutan adalah sebagai berikut; perlakuan B (2%) = 0,85 g, D (6%) = 0,79 g, C (4%) = 0,78 g, dan A (0%) = 0,73 g.
Sumber: Hasil Penelitian Riza Rahman Hakim, Fisheries Department, Faculty of Animal Husbandry and Fisheries, University of Muhammadiyah Malang, 2009.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar